Mau Punya Anak di Usia 40? Begini Penjelasannya

Punya Anak di Usia 40- Dalam persepsi masyarakat ketika seorang pria sudah menginjak usia 40 tahun tidak akan mampu mempunyai anak. Mereka beranggapan bahwa sperma pria pada usia ini tidak bisa mencapai sel telur dengan baik. Sehingga pria yang sudah berusia di atas 40 tahun dimungkinkan tidak dapat memiliki keturunan lagi.

Ternyata banyak sekali pasangan di Inggris yang sudah berkepala empat menginginkan kehadiran seorang anak. Dan hal ini tidak terwujud karena masalah ketidaksuburan sel sperma pria. Jalan satu-satunya hanyalah menggunakan sperma donor.

Namun, banyak yang harus dipertimbangkan sebelum menggunakan sperma donor. Pasalnya, harus ada sebuah penelitian khusus untuk menjelaskan sperma pendonor benar-benar berkualitas.

Memperhatikan motilitas sperma

Perlu Anda ketahui, kendati motilitas sperma anda yang sudah berusia di atas 40 tahun masih tetap bagus, akan tetapi tetap saja ada resiko yang ditimbulkan bagi Anda yang ingin memiliki anak di usia ini. Dari penelitian disebutkan bahwa, ada masalah kesehatan yang serius pada anak yang lahir dari ayah yang berusia di atas 30 tahun, yaitu terjadi gangguan autisme dan skizophrenia.

Hal ini dikarenakan level testosteron berkurang 1% tiap tahunnya setelah usia 30 tahun. Selain itu, DNA pada sperma pria diusia tua rentan terjadi kerusakan sehingga beresiko terhadap kesehatan bayinya.

Tak hanya itu,  anak yang lahir dari pria berusia 40-an, memiliki resiko terkena autisme enam kali lebih besar. Lalu, penelitian lainnya, anak yang lahir dari ayah yang berusia 50 tahun atau lebih, tiga kali lebih beresiko terkena skizophrenia. Tentu ini sangat berbahaya dan tidak baik untuk masa depan anak nantinya.

Apakah masih ingin memiliki Anak di Usia 40 Tahun?

Secara umum sesungguhnya tidak ada batasan dalam memiliki anak. Akan tetapi mengingat kondisi sistem tubuh yang sudah merasakan berbeda saat sudah memasuki usia tua, maka ada baiknya keinginan untuk memiliki anak di usia ini digugurkan saja. Resiko kerusakan DNA bisa membuat keturunan Anda menderita gangguan autisme, down syndrome, bipolar disorder dan skizophrenia.

Tentu hal ini akan menjadi masalah yang memilukan sekali bagi Anda yang menginginkan mempuyai seorang anak. Mengingat anak merupakan harta yang tak ternilai harganya.

Kendati demikian akan adanya resiko pada pria usia tua. Namun Anda jangan khawatir, Ada suplemen khusus untuk menjaga sperma agar tetap berkualitas. Dengan suplemen khusus tersebut Anda tetap bisa punya anak dengan normal meski usia yang sudah beranjak lanjut. Untuk lebih detailnya, akan dijelaskan berikut ini.

Mengkonsumsi obat herbal untuk memperbaiki kualitas sperma

Apabila Anda adalah seorang pria yang sudah berkepala empat dan masih ingin memiliki anak, jangankhawatir, tetaplah berfikir positif dan lakukanlah yang terbaik. Dengan berfikir positif dan melakukan yang terbaik semaksimal mungkin, keinginan Anda akan terwujud. Tentunya anda harus melakukan gaya hidup sehat seperti olahraga, hindari alkohol dan rokok. Selain itu konsumsi juga makanan yang bergizi dan tak terketinggalan juga silahkan konsumsi herbal SCount untuk penambah jumlah sperma berkualitas.

Obat herbal alami Scount dikenal dan terbukti mampu mengatasi masalah sperma encer. Dan memang obat herbal yang terbuat dari racikan purwoceng, gingseng dan bahan herbal alami ini sengaja diramu khusus untuk mengatasi masalah seksualitas yang disebabkan sperma encer. Dengan kata lain, obat herbal ini dapat membantu Anda dalam mewujudkan keturunan.

Untuk lebih jelasnya klik Disini.

obat kuat lhiformen
Hubungi Kami
Customer Service
CS 1: Lisa
Call/SMS: 089 715 868 78
BBM: D7CB415C
E-mail: pusatherbal45@gmail.com
CS 2: Anto
Call/SMS: 082 137 923 730
BBM: 5A268044
E-mail: pusatherbal45@gmail.com
Alamat Kami
karya abadi

CV. Karya Abadi
SIUP 510/24/PK/VIII/2015
Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah


Jam Kerja
Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB
(Diluar jam kerja hanya melayani sms, whatsapp, dan BBM)
seks tahan lama
Temukan Kami
ke atas